Sabtu, 23 Januari 2016

RESEP DAN CARA MEMBUAT KIMBAB


Masakan Korea yang satu ini juga merupakan masakan yang banyak disukai oleh orang-orang termasuk orang Indonesia atau juga mungkin termasuk anda sendiri. Ya, selain Kimchi yang sangat terkenal, lalu Bulgogi yang menggiurkan dan Teokbokki yang juga menggugah selera, kali ini kita akan membahas tentang Kimbab.

Makanan khas Korea yang satu ini cukup sederhana sepintas terlihat seperti Sushi makanan khas Jepang. Sama-sama menggunakan nasi, sama-sama menggunakan rumput laut sebagai pembungkusnya dan memiliki isian di tengahnya. mungkin anda hampir tidak bisa membedakan mana yang Kimbab dan mana yang Sushi.
Namun,  kimbab terlihat lebih tipis dibandingkan dengan potongan sushi. Dan Kimbab juga lebih lebar dari gulungan Sushi. Dan jika Sushi identik dengan isian dari bahan bahan seperti Kani atau daging kepiting, ikan salmon, dan alpukat, Kimbab lebih cenderung pada isian sayuran seperti lobak, wortel. Selain itu, bahan yang lain hampir sama. Termasuk penggunaan rumput lautnya.
Dan perbedaan lain adalah jika Kimbab makanan khas Korea, Sushi merupakan makanan khas Jepang. Jenis makanan ini begitu unik. Jika anda sudah sangat kenal dengan rasa dari Sushi, anda mesti mencicipi Kimbab khas Korea. Sushi sudah banyak sekali dikenal dan dikonsumsi oleh banyak orang yang juga bisa membuat Sushi di rumah dengan bahan-bahan yang juga mudah untuk didapatkan dan cara pembuatannya yang juga terbilang sangat mudah, praktis dan halal untuk anda.
Begitu juga dengan Kimbab. Anda bisa mendapatkan bahan-bahannya dengan mudah di supermarket, baik itu supermarket biasa atau supermarket khusus yang menjual berbagai bahan masakan Korea, cara membuatnya juga segampang Sushi yang biasa anda buat. Berikut adalah cara membuat Kimbab yang bisa anda lakukan di rumah. Selamat mencoba.
Cara membuat Kimbab

Bahan-Bahan Kimbab :

  • 4 lembar rumput laut segiempat ukuran besar
  • 2 mangkuk nasi
  • 1 butir telur dadar yang sudah diiris tipis
  • 50 gr wortel yang sudah dibersihkan dan diiris, lalu potong memanjang
  • 50 gr danmuji atau asinan lobak, potong kotak memanjang
  • 60 gr bayam, rebus sebentar dan beri sedikit garam, lalu saring
  • 50 gr daging sapi potong korek api
  • ½ sdm cuka dan minyak wijen

Cara Membuat Kimbab mudah sekali,yaitu:

  1. Campurkan nasi, minyak wijen, cuka, garam.
  2. Tumis sebentar wortel, taruh di atas nasi yang dibubuhkan diatas kim atau rumput lautnya
  3. Gulung beserta isianyang sudah ditaruh dan potong potong sesuai selera
  4. Kimbab buatan anda sudah siap dihidangkan

BIODATA LEE MIN HOO

Biodata lengkap Lee Min Ho - Nama Lee Min Ho tentunya sangat akrab di telinga. Ya, aktor tampan ini memiliki sejuta pesona yang bisa membius penggemarnya. Tapi mungkin belum banyak yang tahu tentang jati diri seorang Lee Min Ho dan fakta uniknya. Johayo chingu... nih mimin kasih profil lengkap dan fakta lucu Lee Min Ho yang bikin kalian makin cintrong hehehe.... Cekidot...
                                              

Nama            : Lee Min Ho
Tanggal Lahir : 22 Juni 1987
Zodiac           : Cancer
Tinggi Badan  : 186 cm
Berat Badan   : 69 kg
Gol. Darah    : A
Twitter          : @ActorLeeMinHo
Hobi             : Nonton film, main bola, main games
Kampung halaman : Heukseok-dong, Seoul
Pendidikan    : SD Namseung Seoul, SMP Banpo Seoul, SMA Danggo Seoul, Universitas Konkuk jurusan film
Musik favorit : Pop, ballad
Aktor favorit  : Leonardi Di Caprio, Sul Kyung Goo, Kim Su Ro
Musisi favorit : Lee Seung Chul, Im Jae Bum
Makanan Fav : Apa saja, terutama daging sapi

Fakta lucu dan unik Lee Min Ho


  1. Anggota keluarga Lee Min Ho terdiri dari ayah, ibu, dan kakak perempuannya.
  2. Lee Min Ho dan keluarganya pernah tinggal di sebuah apartemen di Sangdo-dong, Dongjak-ku, Seoul, tapi kemudian pindah lagi ke kampung halamannya di Heukseok-dong.
  3. Bagi Lee Min Ho, keluarganya adalah "one and only", dan penggemar sangat penting baginya.
  4. Orang yang menjadi inspirasi Min Ho oppa adalah ibunya.
  5. Lee Min Ho mengatakan bahwa keluarganya tidak kaya dari awal. Dulunya mereka adalah keluarga biasa. #dan mungkin sekarang jadi kaya karena Lee Min Ho
  6. Ibunya mengatakan bahwa ia menemukan 2 orang anak perempuan yang berjuang mendapatkan perhatian Lee Min Ho  saat masih TK #saking gantengnya yah... hehehe
  7. Ayah Lee Min Ho adalah seorang pengusaha.
  8. Kakak perempuan Min Ho yang bernama Lee Jun Kyung juga terjun ke dunia entertainment akhir-akhir ini, tapi dia tidak mau nebeng kepopuleran adiknya.
  9. Teman-teman masa kecil Min Ho mengatakan bahwa Lee Min Ho sangat populer diantara mereka, terutama gadis-gadis. Bukan hanya karena ketampanannya, tapi juga ia sangat ramah. #duhh... lope lope hehee...
  10. Semua tetangga Lee Min Ho mengatakan bahwa ia sudah tampan sejak masih kecil, sehingga mereka memaksa ibunya dan Lee Min Ho untuk mengikuti audisi menjadi aktor.
  11. Lee Min Ho tidak punya agama, tapi keluarganya menganut Budha
  12. Saat masih SD, Min Ho dijuluki "muka hitam" #emang abis maen arang sate yang bang? hahah, saat SMP "si tulang" karena sangat kurus, dan saat SMA " devil" karena suka ngisengin orang.
  13. Waktu kecil, Min Ho oppa punya cita-cita jadi pemain sepakbola. Ia pernah dilatih oleh seorang pemain sepakbola di Korea, Cha Bum Kun.
  14. Pemain sepakbola favoritnya adalah Ronaldo dan Manchester United adalah klub favoritnya.
  15. Lee Min Ho mulai debut jadi aktor pada 10 Mei 2006
  16. Saat debut, Lee Min Ho menggunakan nama panggung "Leemin", dan dia menggunakan nama itu selama dua tahun. Ia memilih nama itu agar mudah diingat, karena dalam Bahasa Korea "Leemin" berarti imigran/imigrasi. Ia juga mengatakan kalo memakai nama panggung itu, maka namanya akan muncul dalam setiap paspor hahaha....
  17. Mobil Lee Min Ho Silver Marcedes Benz
  18. Lee Min Ho adalah seorang perokok dan peminum alkohol. Tapi dia bukan perokok berat dan hanya mampu menghabiskan 2 gelas bir dan 4 cangkir soju
  19. Lee Min Ho pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2006 dan mengharuskannya istirahat selama 6 bulan karena kakinya patah. Kecelakaan itulah yang membuat Mih Ho mengubur impiannya sebagai pemain sepakbola.
  20. Lee Min Ho sangat kecewa ketika ada penggemar yang meragukan dia dan bertanya apakah ia melakukan operasi plastik.  Hal itu karena ada sebuah klinik yang menunjukkan foto Lee Min Ho sebagai salah satu pasien mereka. Min Ho pun menjelaskan bahwa ia pernah melakukan operasi hidung karena kecelakaan, dan itu bukan operasi plastik.
  21. Lee Min Ho adalah "ambidextrous". Dia bisa menggunakan tangan kanan dan kirinya tanpa kesulitan, bahkan dia bisa menulis dengan tangan kiri.
  22. Lee Min Ho mengaku menyukai social media, tapi bahkan dia tidak pernah mengupdate akun Twitter maupun Facebooknya.
  23. Lee Min Ho belajar Bahasa Inggris karena menurutnya sangat penting.
  24. Pada saat pertemuan penggemar di Singapura, Lee Min Ho berkata " I like drive..", padahal seharusnya "I like driving". Selain itu banyak juga mistypes di tweetnya. But it doesnt matter oppa :D
  25. Lee Min Ho sering membaca tulisan fansnya di akun Twitternya pada waktu senggang. Dia mengatakan bahwa penggemarnya benar-benar membuatnya tertawa.

SINOPSIS SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

poster surga yang tak dirindukan
Production Notes :
Fedi Nuril sbg PRASETYA
Laudya Cynthia Bella sbg CITRA ARINI
Raline Shah sbg MEIROSE
Kemal Palevi sbg AMRAN
Tanta Ginting sbg HARTONO
Sandrina Michelle sbg NADIA
Zaskia Adya Mecca sbg SITA
Vitta Mariana sbg LIA
Hj. R.A.Y. Sitoresmi sbg SULASTRI (IBU ARINI)
Landung Simatupang sbg SUTEDJO (Ayah Arini)
Casting:
Sanjay Mulani
Widhi Susila Utama
Costume & Make-Up:
Retno Ratih Damayanti
Art Director:
Allan Sebastian
Sound Recordist:
Sutrisno
Sound Designer:
Satrio Budiono
Edited by:
Cesa David Luckmansyah
Music by:
Tya Subiakto Satrio
Director Of Photography:
Ipung Rachmat Syaiful
Screenplay:
Alim Sudio
Team MD
Based On The Novel by:
Asma Nadia
Associate Producers:
Dian W. Sasmita Faisal
Hendrayadi R.
Co-Executive Producer:
Zairin Zain
Co-Producer:
Hanung Bramantyo
Creative Producer:
Shania Punjabi
Executive Producer:
Dhamoo Punjabi
Producer:
Manoj Punjabi
Director:
Kuntz Agus
Release Date:
Lebaran 2015
Original Soundtrack:
“ Surga Yang Tak Dirindukan”
Performed by Krisdayanti
Composed by Melly Goeslaw
Published by PT. Aquarius Pustaka Musik
Music Producer : Anto Hoed
Executive Producer : MD Music
 
Sinopsis lengkap film surga yang tak dirindukan produksi MD pictures ini masih bertemakan religi dan kehidupan sehari-hari terutama yang berkaitan erat dengan kehidupan dalam sebuah rumah tangga. Dibintangi oleh Fedi Nuril sebagai Prasetya, Laudya Cintya Bella sebagai Arini, dan Raline Shah sebagai Meirose, film surga yang tak dirindukan ini mengisahkan kehidupan keluarga yang dibina oleh sepasang suami istri Prasetya dan Arini.
Pada awalnya, kehidupan rumah tangga mereka sama dengan kehidupan rumah tangga yang dibina oleh pasangan lain pada umumnya, dimana Pras adalah sosok lelaki yang setia dan sayang pada keluarga sementara Arini adalah istri yang penurut dan ibu yang baik untuk anak semata wayangnya Nadia. Kehidupan rumah tangga mereka yang bahagia berubah dan mengalami konflik ketika Pras menyelamatkan seorang wanita yang mengalami kecelakaan dan berakhir dalam kondisi koma. Saat di rumah sakit, Pras baru mengetahui bahwa wanita yang diselamatkannya yaitu Meirose sedang hamil seorang anak laki-laki. Merasa kasihan dengan nasib Meirose yang depresi dan nasib sang jabang bayi yang akan terlahir tanpa ayah, Pras memutuskan menikahi Meirose diam-diam dan tidak memberitahukannya kepada Arini. Namun lama kelamaan Arini yang mulai menyadari ada yang tidak beres dengan tingkah laku Pras, yang semakin lama semakin merasa bersalah terhadap Arini dengan keputusannya untuk menikahi Meirose.
 
Apa yang akan dilakukan oleh Pras untuk mempertahankan rumah tangganya dengan Arini dan kepuusan apa yang akan diambil oleh Arini ketika mengetahui suaminya melakukan poligami? Bagaimana nasib Meirose yang jatuh cinta pada Pras dan tidak ingin kehilangan sosok Pras sebagai suaminya. Anda dapat menemukan jawaban dari sinopsis lengkap film surga yang tak dirindukan ini setelah menonton sendiri filmnya. Film surga yang tak dirindukan ini mengangkat tema yang mungkin ada dalam kehidupan nyata seseorang dan membawa para penontonnya untuk mendapatkan hikmah dan nasehat positif dari masing-masing karakter. Film ini layak disimak untuk menanggapi isu-isu mengenai poligami yang terkadang masih dianggap tabu karena melukai hal asasi perempuan.

PUISI

Tirai Kerinduan
Bulan dan bintang enggan bersinar dimalam hari,
mentari pagi tak semerbak bunga mewangi
siang hari haus akan pancaran sinar matahari
senja sorepun malu menyinari bumi
kala kerinduan menghampiri
tak ada satupun burung bernyanyi
semerdu alunan simponi
Lelah langkah kaki
mengikuti alunan syair harmoni
terbayang jiwa yang teriris sepi
menyambut raga yang tersipu mati
ketika paras mu hadir dalam mimpi
merasuk kedalam halusinasi
merusak dinding-dinding emosi
Hanya perasaan yang mampu mengerti
berharap kehadiranmu disisi
memeluk erat kesedihan dihati
hancurkan rindu diufuk tepi
bersama menanti indah mentari
melaju ikuti irama melodi
hingga tercapai mimpi abadi
sampai maut yang kan mengakhiri
 
 

Dekatkan Aku

Aku tak lupa,
Hanya saja aku lelah..
Bukannya aku tak bersyukur,

Hanya saja aku ingin memiliki jiwa sang Adam..
Aaahh... Pak Jokowi benar..
Hidup itu kerja dan cinta..

Yaa Allah.. Tuhan semesta alam..
Ampunilah aku jika aku tak mensyukuri nikmat-Mu menjadi kaum Hawa..
Ampuni aku yang selalu mebohongi perasaanku sendiri..
Ampuni aku yang tidak bisa berkata jujur..
Ampuni aku jika aku menyakiti hati seseorang..

Kabulkanlah doaku..
Dekatkan aku dengan ilmu-Mu.
Dekatkan aku dengan seseorang yang berilmu..
Dekatkan aku dengan seseorang yang bekerja keras..
Dekatkan aku dengan seseorang yang menjaga shalatnya..
Dekatkan aku dengan seseorang yang pemberani.
Dekatkan aku dengan seseorang yang selalu mengajak dalam kebaikan.
Amiiin..
  

Hati yang Retak
Yang kuterima duka menengadah
Kelopak sayunya nanar terpana
Petang diikat malang di perbatasannya
Topan liar santap hingar
Sejak pagi ditemuinya
Dalam hati gersang terbangun karang
Membantu tandingi dera ombak tak terhingga
Namun rapuh ia telan patah segala
Buah hati taman cinta
Jadi ular berbisa mematuk dalam petang luka
Wahai Tuhan semesta alam
Aku orang kalah
Berilah pelampung
Tambal lah hati retak
Kumpulkan barangku
Yang terpisah dan terselimuti
Kelopak sayunya memancar bening kemala
Lalu ia bernyanyi..
Kereta biru beku, sambutlah aku
Dalam ketiadaan atas ketidakberdayaan
Langkahmu menggapai gelap tak kenal batas

Sabtu, 31 Oktober 2015

Resensi Film A moment To Remember

RESENSI FILM A MOMENT TO REMEMBER


            




Data / Identitas Film:

Judul               : 내 머리속의 지우개 / 내 머리 속의 지우개 / Nae meorisokui jiwoogae /
                          A Moment to Remember
Genre              : Romance Melodrama
Sutradara         : John H. Lee
Penulis Skenario: Yeong Ha Kim, John H. Lee
Produser          : Cha Seung Jae, No Jong Yoon, Kim Sang Min, Lee Young Pil
Sinematografi  : Lee Joon Kyu
Rilis                 : 5 November 2004
Durasi              : 117 Menit
Produksi          : Sidus Pictures, CJ Entertaiment
Distributor       : CJ Entertainment
Negara             : Korea Selatan
Bahasa             : Korea Selatan
Pemeran          :
  • Jung Woo Sung sebagai Cheol Su
  • Son Ye Jin sebagai Su Jin
  • Baek Jong Hak sebagai Seo Yeong Min
  • Lee Seon Jin sebagai Ahn Na Jeong
  • Sang Gyu Park sebagai Mr. Kim
  • Hie Ryeong Kim Ibu dari Su Jin
  • Ji Hyun Seon sebagai Jeong Eun
  • Kim Bu Seon sebagai Madam Oh
  • Pyeong Kir Kwon sebagai Dokter Lee
  • Shin Cheol-jin sebagai Manajer Taman
  • Jin Yong-ok sebagai pekerja konstruksi 1
  • Shin Hyun-tak sebagai pekerja konstruksi 3
  • Kwon Byeong-kil sebagai Ph.D Lee
  • Oh Gwang-rok sebagai bum di stasiun
  • Jung Min-sung sebagai penelpon pada telepon
  • Choi Gyo-sik sebagai perwira public



Pembukaan

A Moment to Remember (artinya "Sebuah Momen untuk Diingat", Hangul: 내 머리 속의 지우개; RR: Nae Meorisogui Jiugae; artinya "Penghapus dalam Kepalaku") adalah sebuah film Korea Selatan 2004 yang berdasarkan pada drama televisi Jepang 2001 Pure Soul. Film tersebut dibintangi oleh Son Ye-jin dan Jung Woo-sung mengisahkan tentang pertemuan mereka dalam sebuah hubungan dan hilangnya ingatan yang disebabkan oleh Alzheimer.


Film tersebut dirilis pada 5 November 2004 di Korea Selatan. Film tersebut mendapatkan kesuksesan secara domestik, menempati box office selama dua minggu konsekutif untuk menjadi film dengan keuntungan tertinggi kelima pada 2004 dengan 2,565,078 penonton. Film tersebut juga menjadi sebuah hit di Jepang, mengalahkan rekor film Korea sebelumnya yang dirilis disana; film tersebut menjadi film dengan keuntungan tertinggi ke-19 di box office Jepang

Isi

A moment to remember mengisahkan asmara antara seorang pria dan wanita. Kisah ini diawali dengan pertemuan Kim su jin ( Son Ye-jin) dan Choi Chul-soo (Jung Woo-sung) di sebuah mini market. Su jin berusia 27 tahun sedang patah hati karena di tinggal oleh sang kekasih. Lalu ia pergi ke sebuah mini market dan membeli sebuah minuman. Tetapi Su jin lupa dengan minuman yang ia beli tidak dibawa. Akhirnya dia kembali lagi ke mini market tersebut. Ketika dia kembali bertemulah dengan Chul soo ini adalah pertemuan pertama mereka. Su jin mengira minuman yang di pegang Chul soo minuman dia dan Su jin Pun mengambilnya dan dia langsung pergi.

Keesokan harinya Su jin pergi dengan ayahnya ketempat dimana ayahnya bekerja. Ayahnya adalah CEO dari perusahaan konstruksi dimana Chul soo bekerja. Ketika Su jin sampai di tempat pekerjaan ayahnya, dia melihat pria yang sedang berjalan dan ternyata itu Chul Soo pria yang dia temui di mini market.

Su Jin pun kembali lagi ke tempat dimana Chul Soo bekerja. Dia mengikuti Chul Soo hingga malam hari. Su jin menghampiri Chul Soo yang sedang minum. Dari situ awal kedekatan mereka. Mereka pun saling jatuh cinta. Menghabiskan waktu bersama. Sampai akhirnya Su Jin meminta Chul Soo untuk menikahinya. Awalnya Chul Soo menolak permintaan Su Jin. Tetapi setelah Su Jin memohon-mohon akhirnya Chul Soo pun menikahi Su Jin.

Setelah pernikahan itu mereka tinggal di sebuah rumah yang sederhana. Hari – hari mereka begitu indah penuh dengan rasa cinta kasih dan sayang. Mereka pun hidup dengan bahagia. Setelah beberapa minggu menikah. Su Jin merasa akhir-akhir ini dia bermasalah dengan menemukan jalan kembali kerumahnya. Lalu dia pun pergi ke sebuah rumah sakit dan bertemu dengan seorang dokter. Dokter itu bilang kepadanya Su Jin untuk kembali satu minggu lagi. Dan Su Jin pun menemui dokter itu, Dan Dokter pun memberitahu SU Jin kalau dia mempunyai penyakit Alzheimer. Alzheimer adalah penyakit yang dapat menghapus semua ingatannya. Dia akan melupakan keluarga, teman bahkan dirinya sendiri. Semua kenangan akan hilang semuanya. Setelah mendengar itu Su Jin langsung down. Dia tidak mengira penyakitnya separah itu.

Akhirnya Su Jin berhenti bekerja. Dia ingin menghabiskan waktunya bersama dengan suaminya karena dia tahu bahwa ingatannya tidak lama lagi akan hilang. Suatu ketika Su Jin memasakan makanan untuk Chul Soo. Tetapi makanan yang dibawa Chul Soo itu semuanya nasi tidak ada lauknya. Dari sini Chul Soo merasa heran dan dia pun menemui dokter dimana Su Jin berobat. Dokter itu memberitahu Chul  Soo tentang penyakitnya Su Jin. Chul Soo tidak mempercayai ini semua. Tetapi harus bagaimana lagi takdir berkata lain.

Berjalannya waktu Su jin mulai hilang akan ingatannya. Sampai orang tua tua Su Jin membawanya pulang dan menempatkan dia di sebuah fasilitas kesehatan. Chul Soo pun menemui Su Jin yang didampingi dengan seorang suster dan di situ Su Jin benar-benar lupa akan semua ingatannya. Dia juga tidak mengingat Chul soo lagi. Chul Soo meminta izin kepada suster tersebut untuk membawa Su jin jalan. Chul Soo membawa Su jin ketempat pertama kali mereka bertemu yaitu di sebuah mini market. Di situ terdapat keluarga Su Jin yaitu ayah, ibu dan adiknya dan ada juga seorang dokter. Su jin  bertanya kepada Chul Soo “apakah ini surga” Chul Soo pun menjawab “iya”. Mungkin ingatan Su Jin tidak kembali lagi. Tapi setidaknya dia mengetahui. Dia bersama orang-orang yang menyayangi dan mencintai dia.

Kelebihan
  • Setiap karakter yang hadir di dalam cerita mampu digambarkan dengan cukup baik
  • Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari film ini
  • Penampilan pemerannya sangat menjiwai karakter yang diperankan
  • Film ini sangat bagus dan menarik untuk ditonton


Kekurangan
  • Akhir ceritanya kurang jelas, masih menggantung sehingga menimbulkan rasa penasaran bagi para penontonnya.


Pendapat


Menurut saya film ini sangat bagus. mengajarkan kita tentang kesabaran bagaimana kita menghadapi penyakit yang diderita oleh orang yang kita sayang. oleh karena itu, kita harus selalu sabar dan pantang menyerah dalam melawan penyakit yang kita hadapi. 

Senin, 26 Oktober 2015

GROW YOUR DISCIPLINE

Pernah ngga, kamu janjian sama temen, terus dikibulin? Kamu janjian jam delapan pagi. Kamu udah dating tepat waktu. Tapi ternyata, teman kamu baru dating dua jam berikutnya. Kamu udah kusut banget nungguin dia.

Gimana perasaan kamu?

Pasti gemesnya minta ampun. Pengen teriak, pengen marah-marah, pengen ngedumel sampai puas, pengen ninggalin gitu aja, dan pengen-pengen lainnya.

Apalagi kalau yang ditungguin itu orang special atau orang yang benar-benar kamu butuhkan keberadaannya saat itu juga.

Hihihi…., emang enak jadi korban orang lelet?

Emang, kawan, orang lelet itu nyebelin tingkat dewa. Dia ngga ngerti bahwa waktu begitu berharga.
Nah, loh ? gimana coba?

Males banget ya, ngorbanin waktu kita berjam-jam hanya untuk nungguin orang yang lelet!
Jadi, kawan on time alias tepat waktu itu sangat perlu kita terapkan dalam kehidupan kita.
Shalat aja ada batas waktunya, kok. Kalau kita telat, kita akan masuk waktu shalat lainnya.

Ngga Cuma shalat doang kawan. Nyerahin zakat fitrah juga ada batas waktunya. Kalau ada orang nyerahin zakat setelah shalat Idul Fitri, sekalipun dia ngotot itu adalah zakat fitrah, tetap aja itu ngga bisa dinamakan sebagai zakat fitrah.

Aduh, ribet banget orang begitu! Udah tlat, ngotot lagi. Jangan sampai kita jadi orang seperti itu.
Selain kita bakal kehilangan momen-momen berharga, kita juga ngga disukai oleh orang lain karena dianggap merugikan.

Sebenernya, yang terpenting bukanlah dapat berbuat apapun pada saat kapan pun, akan tetapi dapat melaksanakan segala sesuatu pada waktu yang telah ditetapkan.

Percuma saja, walaupun kita kelihatan mengagumkan, namun jika kita tidak menghargai ketepatan waktu. Dandanan kita udah kelihatan perfect banget, tapi gara-gara sibuk dandan, kita bikin teman kita nunggu begitu lama.

Udah deh, ngga perlu ribet jadi orang. Itu sama sekali bukan ajaran islam. Mau melangkah aja masih harus muter-muter dulu. Harus begini, harus begitu. Ujung-ujungnya, ngga jadi melangkah.

Kalau kita melangkah, maka langkah itu udah telat. Kita udah ketinggalan kereta!

Kalau kita emang kita punya agenda, maka buatlah estimasi yang tepat. Kira-kira, apa saja yang harus kita lakukan agar pada saat tiba agenda itu dilaksanakan, maka kita sudah dalam keadaan siap.

Udah tahu pagi ada kuliah, eh… malah masih di atas tempat tidur. Masih pencet-pencet hp lagi! Terus, kamu sok kaget, lihat jam udah lewat jam delapan.

Akhirnya kamu buru-buru mandi. Padahal, belum sarapan, isi bensin, isi pulsa. Belum lagi masih terhalang banyak lampu merah. Belum lagi ini… belum lagi itu.

Lha terus, nyampe kelas jam berapa? Bisa-bisa, semua udah pada buyar, kamu baru aja datang, cengar-cengir kayak kuda. Terus kamu bilang kedosenmu,  “maaf, bu, saya terlambat. Tadi macet…”
Ah.., basi!

Orang yang ngga on time, akan sulit ber-astabiqul khairat alias berlomba-lomba dalam kebaikan.
Dalam hal apapun. Lelet sangat merugikan. Dalam islam, ngga ada satu pun dalil yang bolehin, apalagi nganjurin kita untuk ngga on time.

Allah Swt. Berfirman:
“Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal didunia melainkan sebentar saja di waktu sore atau pagi hari.” (QS. An-Naazi’aat [79]:46).

Kesadaran bahwa terlambat akan membuatnya kehilangan berbagai macam hal.

Bukan hanya kehilangan kesempatan berharga, tapi juga ia sadar, tatkala ia sudah terjebak pada keterlambatan yang dibuatnya sendiri, maka di situlah ia akan dirambati sesal.

Ketika adzan subuh berkumandang, orang yang on time, akan melakukan berbagai cara untuk mengkondisikan dirinya bisa bangun tepat waktu. Ia sudah tahu, bahwa diwaktu subuh, ada tanggung jawab yang harus ia tunaikan. Sengantuk apa pun, secapek apa pun, semalas apa pun, tanggung jawab harus dikerjakan.

Orang yang on time pasti akan berikhtiar dengan menyalakan jam beker, membunyikan alarm, membuat komitmen kuat dengan diri sendiri bahwa ia bersedia bangun ketika tiba waktu subuh, bukan malah menunda alarm sampai jam tujuh.

So, kawan, mulailah untuk memantapkan hati ddengan menumbuhkan keyakinan kuat-kuat bahwa kita harus selalu on time dalam kegiatan apapun.

Panggilan shalat subuh adalah panggilan Alllah. Tak bisa ditawar-tawar. Memang ada durasi waktu melaksanakan shalat. Tapi, orang yang shalatnya lebih awal, jelas poin pahalanya beda, dong. 

Sekalipun sama-sama menunaikan ibadah shalat, tapi karena startnya beda, valuenya juga beda.

On time berarti disiplin!

Ketahuilah kawan, bahwa disiplin merupakan ajaran islam yang sangat penting. Sebagai buktinya, dalam beberapa ayat, Allah menggunakan waktu sebagai sumpah. Itu artinya, waktu adalah hal yang tidak bisa ditanggapi remeh. Sumpah sendiri adalah komitmen yang tidak bisa dilalaikan. Sumpah wajib ditunaikan.

Allah Swt. Berfirman :
“Demi masa. sesungguhnya, manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat-menasehati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-Ashr [103]:1-3).
“Demi malam, apabila menutupi (cahaya siang) dan siang apabila terang benderang.” (QS.al-lail[92]:1-2).

Rasulullah Saw. Bersabda:
“Pergunakanlah lima perkara sebelum datang lima perkara yang lain. Hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, sempatmu sebelum sempitmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, dan kayamu sebelum miskinmu.”(HR.Baihaqi).

Dalil-dalil dari al-Qur’an dan hadits tersebut harusnya memahamkan kita bahwa hidup di dunia ini berbatas. Tiap manusia punya batasan usia masing-masing, dan tak satu pun mengetahui batas itu.

Batas tersebut juga sangat misterius. Kapan saja bisa datang. Tak peduli berapapun usia seseorang, jika batas sudah datang, maka tak akan bisa ditunda. Batasan itu tidak lain adalah kematian.

Untuk menikmati aktivitas hidup, bukan berarti kita santai-santai ngga jelas, kawan. Kita ngga bisa pakai ukuran yang penting kita happy.

Supaya ngga stress, kita memang harus mengondisikan diri untuk selalu enjoy.
Tapi, enjoy yang gimana dulu nih. Jangan sampai enjoy kita kebablasan. Kita hidup berdampingan dengan banyak orang. Kita juga terikat berbagai kegiatan dan kepentingan dengan orang lain.

Kalau pakai pola kebablasan, ya… ujungnya kita akan melanggar kenyamanan dan kepentingan orang lain.

Cobalah mulai sekarang untuk memprioritaskan waktu. Ingatlah baik-baik, kapan saatnya kita harus melakukan kewajiban kita dan kapan saatnya kita menggunakan hak kita.

Ukurlah dengan baik dan gunakan porsi yang tepat. Gimana caranya menerapkan?

Pertama, hargailah janji
Kedua, jadikan diri kita disiplin dalam setiap kegiatan.
Ketiga, buatlah estimasi yang tepat sebelum melakukan kegiatan.

Nah, kalau sudah melakukan tiga hal itu, kita akan seperti seorang pemanah yang membidik objek secara tepat sasaran. Semua pas dan tepat guna.


Minggu, 25 Oktober 2015

KUNJUNGAN KE MUSEUM GALERI NASIONAL

Siapa yang ngga tahu galeri nasional? Tempat yang lagi hits di kalangan anak muda. Tempat ini biasanya banyak dikunjungi anak – anak muda. Soalnya bagus untuk foro-foto gitu.

20 Oktober 2015, saya dan dua orang teman saya pergi ke salah satu museum yang ada di Jakarta yaitu Galeri Nasional. Lokasi museum Galeri Nasional ini berada di pinggir jalan dan persis di depan stasiun gambir.

Saya berangkat dari stasiun Pondok cina dan naik KRL jurusan Jakarta Kota turun di stasiun Gondangdia ongkos naik KRL Cuma Rp 4000,-. Setelah itu saya naik bajaj dari stasiun Gondangdia dan bayar Rp 15.000,-. Untuk kalian yang belum tahu kalau naik bajaj dari stasiun Gondangdia harus berhati – hati ya soalnya banyak copet dan jangan menyimpan tas atau pun dompet kalian di atas paha apalagi kalau kalian duduk di pinggir soalnya kalian pasti diincar oleh copet – copet itu (ini terjadi oleh saya loh).

Mengunjungi museum Galeri Nasional ini ngga bayar alias gratis. Galeri Nasional Indonesia adalah sebuah gedung yang berfungsi sebagai tempat koleksi, pameran, dan perhelatan acara seni rupa Indonesia dan mancanegara. Gedung ini merupakan institusi milik pemerintah di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kewajiban utama Galeri Nasional adalah mengumpulkan, merawat, melindungi, memperkenalkan, melestarikan segala aspek seni rupa. Lalu fungsi utamanya adalah proteksi, pengembangan, dan pemanfaatan asset kesenian sebagai fasilitas pendidikan kebudayaan. Galeri Nasional beralamat di Jalan Medan Merdeka Timur No. 14 Jakarta Pusat.

Aktivitas yang dimiliki gedung Galeri Nasional Indonesia beragam mulai dari pameran, preservasi, seminar keilmuan, diskusi ilmiah, pemutaran film, penampilan kesenian, festival, perlombaan dan lain sebagainya dengan tujuan pendidikan dan perkenal budaya pada masyarakat luas. Selain itu, Galeri Nasional Indonesia juga mengoleksi kurang lebih 1700 karya dari para tokoh di Indonesia mulai darilukisan, fotografi, patung dan pahatan. Terdapat juga karya-karya daripara tokoh seniman negara nonblok seperti Sudan, India, Peru,Kuba, Vietnam, Myanmar dan lainnya.

Saya mewawancarai salah seorang pengunjung yang bernama Dita, saya bertanya mengenai pendapat dia tentang Galeri Nasional ini dan ini jawabannya “saya sangat senang mengunjungi museum Galeri Nasional ini. Museum ini sangat menarik untuk dikunjungi karena banyak berbagai macam seni rupa mulai dari lukisan, ukiran dll”
Ini adalah hasil foto di Galeri Nasional